Uncategorized

Denda UEFA lima klub Inggris

lwfservers.com – Denda UEFA lima klub Inggris

Mohamed Salah Liverpool bereaksi terhadap kekalahan setelah pergantian kaki Liga Champions pertandingan 16 detik antara Liverpool dan Atletico Madrid di Anfield 11 Maret 2020 Liverpool, United Kingdom.

Dilansir talkSPORT, sanksi UEFA bisa lima klub Premier League, yang berlaga di Liga Champions dan Liga Europa. Klub ini adalah Liverpool, Tottenham, Manchester City, Manchester United dan Wolverhampton Wanderers.

Liverpool dijatuhi hukuman denda 3250 euro atau $ 58.200.000 karena roket dinyalakan menjelang babak leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid 12 Maret. Terlepas dari Stadion Anfield, penggemar The Reds memerah kota Liverpool dengan flare. Mohamed Salah et al memukul dalam permainan dengan 2-4 agregat.

Atletico juga telah didenda karena pendukung awal kaki, yang memblokir jalan. laki-laki Diego Simeone ini telah didenda 24.000 euro, 430 juta USD.

Baca juga :

hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum ber olahraga

Kemudian Tottenham juga didenda 20 ribu euro, setara dengan USD 358.300.000 karena akhir stroke terhadap RB Leipzig di leg pertama Liga Champions terakhir 16, 19 Februari. Dalam permainan, The Lilywhites dikalahkan 0-1.

Manchester City juga didenda karena pelanggaran kemeja melawan Real Madrid di Bernabeu pada 27 Februari. Jika logo sponsor investasi pada pelatihan jersey, membuat warga didenda 2.657 pounds atau setara dengan Rp 53.800.000.

Kemudian MU dijatuhi hukuman denda 12.000 euro atau Rp 215.500.000 melawan Club Brugge Februari 27. Reds terganggu dievaluasi menyebabkan jalan umum.

Akhirnya, serigala didenda karena terlambat tembakan melawan Espanyol, 27 Februari Foster anak Nuno São Paulo dijatuhi hukuman denda sebesar 10 ribu euro, setara dengan USD 179 juta.

Selain lima klub Inggris, UEFA juga memberikan penalti di Leipzig, Espanyol dan Club Brugge. Leipzig didenda hampir 2 ribu euro karena suportenya peluncuran benda di markas Spurs, Bruges menerima denda 20 ribu euro untuk kasus yang sama dengan MU dan Espanyol diperingatkan terhadap sikap pendukung.